Ilustrasi mengambil uang di atm

Pengalamanku News - Perkembangan jaman memang sudah semakin canggih, berbagai macam alat telah diciptakan dan memiliki kegunaaan yang sangat luar biasa.

Bahkan tak tanggung-tanggung, akibat jaman yang semakin canggih ini membuat penemuan baru yang sering bermunculan seperti cara canggih untuk merampok mesin ATM dengan melalui SMS.

Hal ini sungguh sangat menggemparkan dunia, bagaimana tidak mesin ATM saja yang dianggap sangat aman masih bisa dirampok, dan bahkan yang bikin luar biasa hanya menggunakan SMS.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena sekitar 95% mesin ATM yang beredar di dunia ternyata memiliki kelemahan, sehingga bisa membuat banyak penjahat bisa merampoknya bahkan melalui SMS.

Hal ini dikarena hampir semua mesin ATM masih menggunakan Windows XP. Dan sistem operasi ini memiliki banyak celah. Banyak penjahat dunia maya telah menargetkan mesin ATM dengan serangan yang cukup canggih.

Tentunya hal ini akan menjadi masalah besar bagi isndustri perbankan. Ditambah lagi telah dikatakan bahwa 8 April nanti Windows XP akan dimatikan dukungannya oleh Microsoft. Hal ini akan membuat industri perbankan harus menghadapi masalah yang besar, karena serangan cyber mulai membidik ATM.
Daniel Regalado yang merupakan seorang analis malware Symantec mengatakan bahwa ia telah menemukan malware yang bernama Backdoor.Ploutus, yaitu program jahat yang diketahui sedang beredar di Amerika Serikat.

Backdoor.Ploutus merupakan program canggih yang akan digunakan oleh penjahat dunia maya untuk merampok ATM melalui SMS. Setelah masuk ke dalam mesin ATM, pembuat malware tersebut akan memberi perintah untuk mengeluarkan uang melalui SMS. Kemudian, setelah uang yang diinginkan itu keluar, penjahat tersebut tinggal masuk untuk mengambilnya.

Menurut Daniel, cara ini sungguh sangat aman dan paling efektif untuk melakukan perampokan di mesin ATM.

Posting Komentar Blogger

Usahakan anda berkomentar sesuai topik diatas, dan berkomentarlah menggunakan bahasa Indonesia yang baku tanpa singkatan, dan berkomentarlah menggunakan kata yang sopan.

 
Top